Preprint has been submitted for publication in journal
Preprint / Version 1

Color Profil and Organoleptic Characteristic Moringa Leaf Flour (Moringa oleifera) variabel Temperature and Drying Time

Profil Warna dan Karakterisik Organoleptik Tepung Daun Kelor (Moringa oleifera) Variabel Suhu dan Lama Pengeringan

##article.authors##

DOI:

https://doi.org/10.21070/ups.7247

Keywords:

Moringa, cabiner dryer, drying temperature, drying time, drying

Abstract

Moringa (Moringa oleifera) known as superfood because of its rich nutritional content and benefits for the body. Moringa leaves are easily damaged after harvesting so it is necessary to process them to extend their shelf life, one of which is moringa leaf flour. This study aims to determine the effect of temperature and drying time variables on the characteristics of moringa flour.  This study used a two-factor factorial Randomized Group Design (RCBD), the first factor was drying temperature (40°C, 43°C, 46°C) and drying time (4,5,6) hours. Observations were made on physical and organoleptic characteristics. Data were analyzed by analysis of variance and BNJ test. The results of the best treatment at a temperature of 40 ° C for 5 hours of drying, color lightness 55.51, redness (-0.77) and yellowness 13.18, and organoleptic characteristics of aroma 3.53, color organoleptic 3.63.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Setiyaningrum, Z. Aktivitas antiradikal dpph dan kadar fenolik dari ekstrak gambir (Uncaria gambir roxb) menggunakan metode maserasi dan soxhlet. Skripsi. Universitas Muhammadiyah Surakarta. Surakarta. 2013

Dewi, F. K., N. Suliasih, dan Y. Garnida. Pembuatan Cookies Dengan Penambahan Tepung Daun Kelor (Moringa oleifera) pada Berbagai Suhu Pemanggangan. Universitas Pasundan Bandung. 2014

Winarno, F.G. Kimia pangan dan gizi. PT. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta. 2004

Lubis, I.H. Pengaruh Lama dan Suhu Pengeringan Terhadap Mutu Tepung Pandan, [Skripsi]. Medan, Fakultas Pertanian Universitas Sumatra Utara. 2008

Muchtadi. T.R. Petunjuk Laboratorium: Teknologi Proses Pengolahan Pangan.Bogor: Pusat Antar Universitas Pangan dan Gizi-Institut Pertanian Bogor. 1997

Setyowatik, A. T. Pengaruh Suhu Dan Lama Pengeringan Terhadap Kadar Vitamin A ,Dan Vitamin C, Serta Aktivitas Antioksidan Tepung Daun Kelor (Moringa oleifera lam). [Skripsi]. 2011

Zainuddin, N. M., & Hajriani, S. The Production of Moringa Leaf Powder (Moringa oleifera) as a Functional Food Based on Different Temperatures and Drying Time. Jurnal Agritechno, 14(2), 116-121. 2021

B. H. Koca N, Karadeniz F, “Effect of pH on chlorophyll degradation and colour loss in blanched green peas.,” food chem., vol. 100, pp. 609-615, 2006

Yamin, Muhammad, Dewi Furtuna, dan Faizah Hamzah. Lama Pengeringan Terhadap Aktivitas Antioksidan dan Mutu Teh Herbal Daun Ketepeng Cina (Cassia alata L.). Jurnal FAPERTA Vol. 4 (2) hal: 1−15.2017

Winarno, F. 2002. Kimia Pangan dan Gizi. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama

Aznury, Martha., Delika Maulidi, M., Yuliati, Selastia. Analisa Perubahan Waktu terhadap Kualitas Hasil Pengeringan Daun Kelor (Moringa oleifera) menggunakan Photovoltaic Tray Dryer. Journal of Science and Technology Vol 1(2) hal 175-181.2021

Melo, N. V., Vargas, T. Quirino and C. M. C. Calvo. Moringa oleifera L. An underutilized tree with Macronutrients for human health. Emir. J. Food Agric, 25 (10): 785-789. 2013

Kaderi, Husin. Arti Penting Kadar Abu pada Bahan Olahan (Online). http://balittra.litbang.pertanian.go.id/index.php?option=com_content&view=article&id= 1676&Itemid=10 diakses pada tanggal 17 Oktober 2018

Sudarmadji, S., B. Haryono dan Suhardi. Prosedur Analisa untuk Bahan Pangan dan Pertanian, Yogyakarta, Penerbit Liberty. 1997

Kurniawati, Indah., Fitriyya, Munaaya dan Wijayanti. 2018. Karakteristik Tepung Daun Kelor Dengan Metode Pengeringan Sinar Matahari. Prosiding Seminar Nasional Unimus, vol 1, 2654-3257, 2654-3168. 2018

Muchtadi, Deddy. dan Sri Palupi. Metoda Kimia Biokimia dan Biologi dalam Evaluasi Nilai Gizi Pangan Olahan. Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi Pusat Antar Universitas Pangan dan Gizi. IPB. Bogor. 1992

Pokorny, J., Yanishlieva, and M. Gordon. Antioksidants in Food. Woodhead Publishing Ltd.England. 2001

Kuniawati I. et, al. Karakteristik Tepung Daun kelor Dengan Metode Pengeringan Sinar Matahari. STIKES PKU Muhammadiyah, Surakarta. 2018

Winarno, F. G. Kimia Pangan dan Gizi, Cetakan Kedelapan,PT. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta. 1997

Ernaini, Y., Supriadi, A., & Rinto, R. Pengaruh Jenis Pelarut Terhadap Klorofil Dan Senyawa Fitokimia Daun Kiambang (Salvinia Molesta Mitchell) Dari Perairan Rawa Unsri.Jurnal FishtecH,1(1):1-13. 2012

Posted

2025-02-12