Implementation of the Learning Management System (LMS) for Village Officials in Enhancing the Capacity of Village Government Apparatus in Tarik Subdistrict, Sidoarjo Regency
Implementasi Learning Management System (LMS) Pamong Desa Dalam Meningkatkan Kapasitas Aparatur Pemerintahan Desa di Kecamatan Tarik Kabupaten Sidoarjo
DOI:
https://doi.org/10.21070/ups.12399Keywords:
Implementation, Learning Management System Pamong Desa, Village Government Officials CapacityAbstract
Enhancing the capacity of village officials is essential for achieving professional and accountable governance. The Ministry of Home Affairs introduced the LMS Pamong Desa as a digital learning platform; however, its utilization in Tarik District remains low. This study analyzes its implementation using a descriptive qualitative approach, with data collected through interviews, observations, and documentation, and analyzed using Miles and Huberman’s model based on George Edward III’s framework. The results show that implementation is not yet optimal due to limited socialization, low digital literacy and participation, uneven commitment, and weak coordination. Strengthening continuous socialization, improving digital competencies, and enhancing inter-agency coordination are needed to optimize its implementation.
Downloads
References
Sarkawi, Hukum Pemerintahan Desa dan Kelurahan, Mataram: Mataram University Press, 2022.
Tahir, Keefektifan Organisasi Pemerintah Desa dalam Penyelenggaraan Pelayanan Publik, Sukoharjo: Epigraf Komunikata Prima, 2022.
Rudy, Hukum Pemerintahan Desa, Lampung: CV. Anugrah Utama Raharja, 2022.
R. K. Ellis, Field Guide to Learning Management System, Alexandria: American Society for Training and Development (ASTD), 2009.
Kemendikbudristek, “Kebijakan Kurikulum untuk Pemulihan Pembelajaran Setelah Pandemi,” Kemendikbudristek, Jakarta, 2021.
Z. Abdussamad, Metode Penelitian Kualitatif, Makassar: CV. Syakir Media Press, 2021.
Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D, Bandung: Alfabeta, 2022.
E. Usardi, Manajemen Pembelajaran Digital : Konsep dan Implementasi LMS, Yogyakarta: Pustaka Ilmu, 2025.
H. Sahir, Metodologi Penelitian, Jogjakarta: KBM Indonesia, 2020.
R. C. S. D. Kusuma, M. Hanafi dan S. Suhartanto, “Peningkatan Kreatifitas dan Inovasi Pamong Desa melalui Pelatihan Digitalisasi File Arsip Desa,” Yumary : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, vol. 3, no. 4, pp. 209-217, 2023.
H. Nugraha dan Makmur, “Strategi Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur Pemerintahan di Desa Jati Bandung Barat,” Jurnal Ekonomi Manajemen dan Bisnis, vol. 6, no. 1, 2025.
B. Purwana dan H. P. Sinurat, “Membangun Kelembagaan dan Pengembangan Kompetensi Perangkat Desa untuk Meningkatkan Pelayanan Publik di Desa,” dalam STIA LAN Bandung / penyelenggara KNIA, Bandung, 2024.
Bilfaqih Y. dan M. N. Qomarudin, Esensi Pengembangan Pembelajaran Daring, Yogyakarta: Deepublish, 2015.
R. F. Sanjaya, 21 Refleksi Pembelajaran Daring di Masa Darurat, Semarang: SCU Knowledge Media, 2020.
Jumroh dan Y. Pratama, Implementasi Pelayanan Publik Teori dan Praktik, Sumatera Barat: CV. Insan Cendekia Mandiri, 2021.
N. Harefa, Learning Management System Aplikasi E-Learning untuk Pembelajaran Online dan Blended, Jakarta: Uki Press, 2020.
Rahyunir Rauf et al., Pemerintahan Desa, Yogyakarta: Nusa Media, 2015.
Hardani et al., Metode Penelitian Kualitatif & Kuantitatif, Yogyakarta: CV. Pustaka Ilmu, 2020.
T. Zulviana et al., Optimalisasi Penggunaan Learning Management System (LMS) dalam Meningkatkan Mutu Pembelajaran, Jakarta Selatan: Direktorat Sekolah Menengah Atas, 2021.
Syahrinaldi et al., Perbandingan Sistem Pemerintahan Terendah di Indonesia dan Malaysia, Pekanbaru: Nusa Media, 2021.
F. R. Fiantika et al., Metodologi Penelitian Kualitatif, Padang: PT. Global Eksekutif Teknologi, 2022.
Mardhana T. et al., “Implementasi Sistem Manajemen Pembelajaran LMS Pamong Desa untuk Meningkatkan Kapasitas Aparatur Desa di Kecamatan Sabu Tengah Kabupaten Sabu Raijua,” Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi, vol. 6, no. 2, pp. 972-980, 2024.
Republik Indonesia, “Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 114 Tahun20214 tentang Kementerian Dalam Negeri,” Indonesia, Jakarta, 2021.
Republik Indonesia, “Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 7,” Indonesia, Jakarta, 2014.
Republik Indonesia, “Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 1965 tentang Desa Praja. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1965 Nomor 76. Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 2773,” Indonesia, Jakarta, 1965.
Republik Indonesia, “Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 1979 tentang Pemerintahan Desa. Lembaram Negara Republik Indonesia Tahun 1979 Nomor 56. Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3153,” Indonesia, Jakarta, 1979.
Republik Indonesia, “Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 58. Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4843,” Indonesia, Jakarta, 2008.
Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa, “Learning Management System (LMS) Pamong Desa,” Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, 2024. [Online]. Available: https://pamongdesa.kemendagri.go.id/home.
Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa, “Panduan Praktis Penggunaan LMS Pamong Desa,” Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, 2024. [Online]. Available: https://pamongdesa.kemendagri.go.id/catalog.
Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa, “User Manual (Peserta0 Learning Management System (LMS) Pamong Desa Versi 1.0,” Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, 2024. [Online]. Available: https://pamongdesa.kemendagri.go.id/storage/userguide/pdf/User%20Manual%20%28Peserta%29%20LMS%20Pamong%20Desa%20V1.0%20%281%29.pdf.
Downloads
Additional Files
Posted
Categories
License
Copyright (c) 2026 UMSIDA Preprints Server

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
