The Influence of Religiosity on Academic Dishonesty Among of Islamic Senior High School of Sidoarjo (Smaisda)
Pengaruh Religiusitas Terhadap Ketidakjujuran Akademik pada Siswa Sma Islam Sidoarjo (Smaisda)
DOI:
https://doi.org/10.21070/ups.11535Keywords:
Religiosity, Academic Fraud, , High School, Moral ValuesAbstract
Academic dishonesty has become a growing concern among high school students, often influenced by academic pressure, inadequate supervision, and weak self-control. Religiosity is considered an important internal factor that may reduce dishonest academic behavior. This study examined the influence of religiosity on academic dishonesty among high school students using a quantitative correlational approach with an ex post facto design. The sample consisted of 171 students selected from a population of 307 through proportionate stratified random sampling. Data were collected using a religiosity scale based on Glock and Stark’s five dimensions and an academic dishonesty scale adapted from Faradiena. Data were analyzed using simple linear regression with SPSS version 16.0. The findings revealed a significant negative effect of religiosity on academic dishonesty, indicating that strengthening religious values may help prevent academic dishonesty among high school students.
Downloads
References
S. D. Cahyo dan S. Solicha, “Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Perilaku Menyontek Pada Pelajar Dan Mahasiswa Di Jakarta,” J. Pengukuran Psikol. Dan Pendidik. Indones. JP3I, vol. 6, no. 1, Jun 2018, doi: 10.15408/jp3i.v6i1.8156.
K. T. B. Artani dan I. W. Wetra, “Pengaruh Academic Self Efficacy Dan Fraud Diamond Terhadap Perilaku Kecurangan Akademik Mahasiswa Akuntansi Di Bali,” 2017.
I. Murdiansyah Dan M. Sudarma, “Pengaruh Dimensi Fraud Diamond Terhadap Perilaku Kecurangan Akademik (Studi Empiris Pada Mahasiswa Magister Akuntansi Universitas Brawijaya),” J. Akunt. Aktual, Vol. 4, No. 2, 2017.
L. Lusiane dan Garvin, “Tekanan Orangtua, Perfeksionisme, dan Ketidakjujuran Akademik pada Pelajar di Jakarta,” J. Ilm. Psikol. MIND SET, vol. 9, no. 01, hlm. 60–77, Jul 2019, doi: 10.35814/mindset.v9i01.726.
Nur Safitri, Dini Rakhmawati, dan Mustianah, “Tingkat Ketidakjujuran Akademik Siswa Kelas X SMA Negeri 14 Semarang,” JCOSE J. Bimbing. Dan Konseling, vol. 6, no. 1, hlm. 68–75, Jan 2024, doi: 10.24905/jcose.v6i1.156.
J. M. Dyer, H. C. Pettyjohn, dan S. Saladin, “Academic Dishonesty and Testing: How Student Beliefs And Test Settings Impact Decisions To Cheat”.
Herdian, “Ketidakjujuran Akademik Pada Saat Unbk Tahun 2017 Academic Dishonesty When Doing Unbk 2017,” J. Psikol. Jambi, Vol. Volume 2, No 2, Oktober 2017.
N. N. Syifa, Y. Hermawan, Dan I. Aisyah, “Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kecurangan Akademik Dari Perspektif Fraud Diamond Theory Pada Mata Pelajaran Ekonomi”.
K. Hazyimara, M. S. Umar, Dan M. Mardiana, “Implementasi Pembelajaran Berdiferensiasi Dalam Pembelajaran Pendidikan Al-Islam Di Sma Muhammadiyah 2 Sidoarjo,” Stud. Religia J. Pemikir. Dan Pendidik. Islam, vol. 8, no. 1, hlm. 15–28, Jun 2024, doi: 10.30651/sr.v8i1.21985.
“data dapodik sma islam sidoarjo.”
M. F. Islam dan Surya Jatmika, “Pengaruh Dimensi Fraud Hexagon terhadap Kecurangan Akademik Peserta Didik di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK),” G-Couns J. Bimbing. Dan Konseling, vol. 8, no. 2, hlm. 1012–1026, Feb 2024, doi: 10.31316/gcouns.v8i2.5835.
Y. Salsabilla dan M. Uyun, “Opportunities and Rationality Against Academic Cheating,” Psikoborneo J. Ilm. Psikol., vol. 11, no. 2, hlm. 219, Jul 2023, doi: 10.30872/psikoborneo.v11i2.10989.
A. Anindya, Z. Afni, dan I. Rosita, “Analisis Pengaruh Pressure, Opportunity, Rationalization, Capability & Arrogance Terhadap Perilaku Kecurangan Akademik Pada Mahasiswa Jurusan Akuntansi Politeknik Negeri Padang,” J. Akunt. Bisnis Dan Ekon. Indones. JABEI, vol. 2, no. 1, hlm. 150–159, Feb 2023, doi: 10.30630/jabei.v2i1.52.
H. H. Noer, “Religion and Anticorruption Governance in Indonesia,” JAWI, vol. 8, no. 2, hlm. 250–266, Des 2025, doi: 10.24042/00202582858900.
Ujang Nurholis, “Paradoks Religiusitas Formal Dalam Pendidikan Agama Islam: Antara Ketaatan Simbolik Dan Kesadaran Moral,” Panalungtik, Vol. 8, No. 2, Hlm. 141–154, Des 2025, Doi: 10.55981/Panalungtik.2025.14537.
K. L. Makmur Dan M. H. Center, “Can Religion Prevents Corruption? The Indonesian Experience,” Vol. 1, No. 1.
L. A. Simabur, E. M, A. D. J. Suhandoko, dan Z. Zainuddin, “Peran Moderasi Religiusitas Terhadap Hubungan Antara Dimensi Fraud Pentagon Dengan Kecurangan Akademik,” Owner, vol. 7, no. 4, hlm. 2823–2835, Okt 2023, doi: 10.33395/owner.v7i4.1751.
M. Tonasa, “Pengaruh Religiusitas Terhadap Kecurangan Akademik Mahasiswa Akuntansi,” Robust Res. Bus. Econ. Stud., vol. 1, no. 2, hlm. 1, Jan 2022, doi: 10.31332/robust.v1i2.3607.
L. A. Nusron dan R. T. Sari, “Pengaruh Fraud Diamond dan Religiusitas terhadap Kecurangan Akademik Mahasiswa Akuntansi,” Telaah Bisnis, vol. 21, no. 2, hlm. 79, Jun 2021, doi: 10.35917/tb.v21i2.173.
B. F. Sofyan, “Hubungan Antara Religiusitas Dengan Kecurangan Akademik Pada Siswa Sma Negeri 1 Teras Boyolali”.
D. Oktaviyani, S. Sunawan, dan K. Khairkhah, “The Prediction of Religiosity on Students’ Academic Dishonesty,” J. Pendidik. Agama Islam, vol. 19, no. 1, hlm. 81–92, Jun 2022, doi: 10.14421/jpai.2022.191-07.
A. H. Uula dan S. Sulikah, “Academic Dishonesty in College Students: Do Religiosity and Self-Control Matter?,” JABE J. Account. Bus. Educ., vol. 8, no. 2, hlm. 120, Des 2023, doi: 10.17977/jabe.v8i2.47852.
M. E. Christy Maharani Mamuko dan Herlan Pratikto, “Academic dishonesty pada mahasiswa: peran achievement pressure dan moderasi religiusitas,” Sukma J. Penelit. Psikol., vol. Vol. 7, No. 01, hal 86–96.
R. Hamdani, D. I. Siregar, A. P. Marpaung, R. A. Gonggo, dan U. Sulistyanti, “Investigating the students’ behavior towards the temptation to do academic misconduct in higher education: The moderation of religiosity,” J. Contemp. Account., hlm. 10–22, Jul 2022, doi: 10.20885/jca.vol4.iss1.art2.
A. V. A. P. Sari dan G. Tanggulungan, “Mekanisme Good Corporate Governance Dan Financial Distress Pada Manajemen Laba Perusahaan Asuransi,” J. Ilm. Akunt. Dan Keuang. JIAKu, vol. 3, no. 4, hlm. 362–373, Okt 2024, doi: 10.24034/jiaku.v3i4.7147.
Y. Fitria, “Perilaku menyontek: Persepsi terhadap iklim sekolah dengan ketidakjujuran akademik,” J. Ilm. Psikol. Terap., vol. 7, no. 1, hlm. 1–12, Mar 2019, doi: 10.22219/jipt.v7i1.7833.
E. Berkhout, M. Pradhan, Rahmawati, D. Suryadarma, dan A. Swarnata, “Using technology to prevent fraud in high stakes national school examinations: Evidence from Indonesia,” J. Dev. Econ., vol. 170, hlm. 103307, Sep 2024, doi: 10.1016/j.jdeveco.2024.103307.
A. Dadi, K. Karnedi, dan A. Saehu, “The Washback Effect of The English National Examination Toward English Teachers, Students, Stakeholders and Parents,” J. Kepemimp. Dan Pengur. Sekol., vol. 9, no. 3, hlm. 252–262, Sep 2024, doi: 10.34125/jkps.v9i3.597.
M. Puspitasari, “Social and Cultural Factors Beyond Washback of the National Examination: Exploring the Impact of High-Stakes Testing in Indonesian Secondary Schools from Teachers’ Experiences and Sociocultural Factors,” Qual. Rep., Jun 2024, doi: 10.46743/2160-3715/2024.6289.
K. A. Packalen dan K. Rowbotham, “Clues to fostering a program culture of academic integrity: findings from a multidimensional regression model,” Int. J. Educ. Integr., vol. 20, no. 1, hlm. 14, Sep 2024, doi: 10.1007/s40979-024-00163-6.
A. H. Uula dan S. Sulikah, “Academic Dishonesty in College Students: Do Religiosity and Self-Control Matter?,” JABE J. Account. Bus. Educ., vol. 8, no. 2, hlm. 120, Des 2023, doi: 10.17977/jabe.v8i2.47852.
B. F. Sofyan, “Hubungan Antara Religiusitas Dengan Kecurangan Akademik Pada Siswa Sma Negeri 1 Teras Boyolali”.
Z. Arifin, “METODOLOGI PENELITIAN PENDIDIKAN”.
D. Luketić, “Nacrt istraživanja: kvalitativni, kvantitativni i mješoviti pristupi,” Acta Iadert., vol. 8, no. 1, Okt 2017, doi: 10.15291/ai.1252.
F. Faradiena, “Uji Validitas Alat Ukur Ketidakjujuran Akademik,” J. Pengukuran Psikol. Dan Pendidik. Indones. JP3I, vol. 8, no. 2, hlm. 88–104, Nov 2019, doi: 10.15408/jp3i.v8i2.13316.
A. Prastiwi, S. Atmini, dan H. R. Kawulur, “Fraud Hexagon and Dark Personality Traits in Academic Dishonesty: Evidence from Indonesian Accounting Students,” J. Ilm. Akunt., 2025.
R. Fauziyah dan E. Rahmi, “Pengaruh Dimensi Fraud Hexagon terhadap Perilaku Kecurangan Akademik,” J. Ecogen, vol. 7, no. 3, hlm. 574, Okt 2024, doi: 10.24036/jmpe.v7i3.16249.
N. Hamzah Bauzir dan U. Zulfiana, “Fear of failure dengan ketidakjujuran akademik pada siswa SMA yang menjalankan sistem kredit semester,” Cognicia, vol. 9, no. 2, hlm. 85–98, Okt 2021, doi: 10.22219/cognicia.v9i2.15743.
Downloads
Additional Files
Posted
Categories
License
Copyright (c) 2026 UMSIDA Preprints Server

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
