DOI of the published article https://doi.org/10.23969/jp.v11i02.43472
Implementation of Gender Responsive Schools at SDN Kedungkendo Candi Sidoarjo
Implementasi Seholah Responsif Gender Di SDN Kedungkendo Candi Sidoarjo
DOI:
https://doi.org/10.21070/ups.10769Keywords:
Gender Responsive Schools, Gender Equality, Basic EducationAbstract
Gender inequalities and stereotypes in primary education can hinder students’ development. This study, grounded in gender mainstreaming and inclusive education, aims to describe the implementation of a gender-responsive school at SDN Kedungkendo Candi Sidoarjo and identify factors supporting its sustainability. Using a qualitative phenomenological approach, data were collected through semi-structured interviews, observation, and document analysis, with the principal as the main subject. Data were analyzed through reduction, presentation, and conclusion drawing, supported by triangulation. The findings show that gender equality values have been integrated into school culture, reflected in equal leadership opportunities, non-stereotypical task distribution, active student participation, and supportive facilities. Key supporting factors include strong leadership, teacher collaboration, and partnerships with parents and external stakeholders. However, these practices are not yet fully formalized into specific institutional policies, indicating a need for further development.
Downloads
References
T. Y. Kusmanto, “Dinamika Pengarusutamaan Gender Pada Pendidikan Tinggi Islam,” Sawwa: Jurnal Studi Gender, vol. 12, no. 3, p. : 303–320, 2017.
B. Y. A. Aziizu, “Tujuan besar pendidikan adalah tindakan,” Prosiding Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, vol. 2, no. 2, p. 295–300, 2015.
A. N. F. M. A. A. N. N. &. Z. S. A. Safitri, “Kesetaraan gender dalam dunia pendidikan dan perspektif agama Islam,” jurnal Pendidikan Profesi Guru, vol. 2, no. 3, p. 128–132, 2021.
K. &. F. A. Wachidah, “Transformasi pendidikan dasar melalui sekolah responsif gender: Studi eksperimen terhadap peningkatan kesetaraan dan inklusi,” Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, vol. 10, no. 2, p. 21–32, 2025.
U. Ekowati, “Pendidikan responsif gender bagi anak usia dini,” Habitus: Jurnal Pendidikan, Sosiologi, & Antropologi, vol. 3, no. 2, p. 51–60, 2019.
H. Hamise, “Perspektif Guru Terhadap Pendidikan Gender Di Madrasah Tsanawiyah,” Harakat an-Nisa: Jurnal Studi Gender dan Anak, vol. 8, no. 2, p. 87–98, 2023.
N. &. S. Fauziyah, “Analisis Implementasi Pendidikan Responsif Gender di Sekolah Dasar,” Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia, vol. 6, no. 2, p. 145–156, 2021.
R. Lenasari, “Nilai-nilai Kesetaraan Gender dalam Pengelolaan Pembelajaran PAI di SD Negeri 200223 Padangsidimpuan,” Journal Education Innovation (JEI), vol. 3, no. 2, p. 539–550, 2025.
D. &. R. F. Damayanti, “Pendidikan berbasis responsif gender sebagai upaya meruntuhkan segregasi gender,” Jurnal Analisa Sosiologi, vol. 10, 2021.
J. W. Creswell, Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches, Thousand Oaks, California: SAGE Publications, 2018.
R. Nugroho, Gender dan Strategi Pengarusutamaannya di Indonesia, Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2008.
M. P. Aslam, Kepemimpinan visioner dan iklim organisasi dalam pendidikan: optimalisasi kepuasan kerja guru, Indonesia Emas Group, 2024.
L. L. A. &. M. S. Agustina, “Pengaruh lingkungan sekolah terhadap prestasi belajar siswa di sekolah dasar: Tinjauan literatur,” Jurnal Pendidikan dan Keguruan, vol. 3, no. 3, p. 692–702, 2025.
C. N. R. Mendrofa, E. Kuntarto dan I. S. & Pamela, “Cara Guru Menciptakan Lingkungan Belajar yang Aman, Nyaman, Menyenangkan di Dalam Kelas bagi Siswa Sekolah Dasar,” Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, vol. 10, no. 04, p. 233–256, 2025.
S. Rudiyati, “Peningkatan kompetensi guru sekolah inklusif dalam penanganan anak berkebutuhan pendidikan khusus melalui pembelajaran kolaboratif,” Cakrawala Pendidikan, Vol. %1 dari %2-, no. 2, p. 85498, 2013.
C. P. Kusumaningsih, Y. Dwikurnaningsih dan A. & Sugiarto, “Kepemimpinan transformasional di sekolah dasar: Strategi untuk menciptakan lingkungan belajar yang inovatif dan responsif,” Jurnal Pelangi Pendidikan, vol. 2, no. 2, p. 49–57, 2025.
R. S. F. A. F. &. W. R. Hamdani, “Peran nilai budaya organisasi dalam menciptakan iklim sekolah positif,” Intihadh: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, vol. 1, no. 2, p. 1–10, 2025.
G. M. W. &. H. I. B. S. Widjaja, “Model kolaboratif pencegahan kekerasan berbasis Permendikbudristek No. 46 Tahun 2023: Pendekatan aksi-partisipatif,” Collegium Studiosum Journal, vol. 8, no. 2, p. 428–436, 2025.
H. J. Sada, “Peran masyarakat dalam pendidikan perspektif pendidikan Islam,” Al-Tadzkiyyah: Jurnal Pendidikan Islam, vol. 8, no. 1, p. 117–125, 2017.
A. Shofi, C. K. Padilah, M. J. Laborahima, S. Nurhalimah dan A. & Azis, “Pendidikan inklusi sebagai wujud keadilan pendidikan,” Qolamuna: Keislaman, Pendidikan, Literasi dan Humaniora, vol. 2, no. 1, p. 267–276, 2025.
F. H. S. Damanik, O. Sukmana dan W. & Winarjo, “Sosiologi Kritis dan Transformasi Pendidikan: Menggugat Ketidaksetaraan Gender di Indonesia,” Didaktika: Jurnal Kependidikan, vol. 14, no. 2 (Mei), p. 2031–2048, 2025.
Downloads
Additional Files
Posted
License
Copyright (c) 2026 UMSIDA Preprints Server

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
