Preprint has been submitted for publication in journal
Preprint / Version 1

The Impact of Fanaticism on Psychological Well Being Among K-Pop Fans in Sidoarjo

Dampak Fanatisme Terhadap Kesejahteraan Psikologis (Psychological Well Being) Pada Penggemar K-Pop di Sidoarjo

##article.authors##

DOI:

https://doi.org/10.21070/ups.10152

Keywords:

Fana, Psychological Well Being, K-pop Fans

Abstract

This study examines the influence of fanaticism on the psychological well-being of K-Pop fans in Sidoarjo Regency. The rapid spread of Korean popular culture has created fan communities with strong emotional attachment to idols, which may affect fans’ psychological conditions. This research uses a quantitative method with simple linear regression analysis. The population consisted of 1,240 K-Pop fans, and 294 respondents were selected through purposive sampling. The instruments used in this study were a fanaticism scale based on Goddard’s aspects and a psychological well-being scale developed from Ryff’s theory. The results show that fanaticism has a significant effect on psychological well-being (F = 297.807; p < 0.05) with an R² value of 0.505. This indicates that fanaticism contributes 50.5% to variations in psychological well-being. The findings suggest that positive forms of fanaticism can support fans’ psychological well-being.

Downloads

Download data is not yet available.

References

T.-j. Y. Dal yong jin, the korean wave: evolution, fandom, and transnationality. Bloomsbury publishing plc, 2017, 2017. [daring]. Tersedia pada: https://books.google.co.id/books/about/the_korean_wave.html?id=xfy_dwaaqbaj&redir_esc=y

Dr. C. R. Anwar, “mahasiswa dan k-pop,” j. Ilmu komun., vol. 1, no. 1, jun 2018, doi: 10.33005/jkom.v1i1.12.

A. R. Rinata dan s. I. Dewi, “fanatisme penggemar kpop dalam bermedia sosial di instagram,” interak. J. Ilmu komun., vol. 8, no. 2, hlm. 13, des 2019, doi: 10.14710/interaksi.8.2.13-21.

E. Setyarsih, “hubungan antara fanatisme penggemar boyband korea (super junior) dengan solidaritas sosial di komunitas e.l.f surakarta,” j. Anal. Sosiol., vol. 5, no. 2, feb 2018, doi: 10.20961/jas.v5i2.18196.

The korean foundation, “2023 analysis of global hallyu status,” korea selatan, apr 2024. [daring]. Tersedia pada: https://issuu.com/the_korea_foundation/docs/0402_global_hallyu_status_eng

Kumparank-pop, “fanatisme fans k-pop: candu dan bumbu remaja,” jakarta selatan, 6 januari 2017. [daring]. Tersedia pada: https://kumparan.com/kumparank-pop/fanatisme-fans-k-pop-candu-dan-bumbu-remaja/full

A. I. A. Miranda, p. Taibe, dan t. Florentina, “analisis fanship terhadap positive psychosocial outcomes: happiness, self- esteem, dan sosial connectedness berdasarkan teori identitas sosial pada penggemar k-pop di indonesia,” 2022.

N. Ahadiyanto, “hubungan dimensi kepribadianthe big five personality dengan tingkat kesejahteraan psikologis narapidana,” j. Al-hikmah, vol. 18, no. 1, hlm. 117–130, apr 2020, doi: 10.35719/alhikmah.v18i1.26.

F. A. Huppert, “psychological well‐being: evidence regarding its causes and consequences†,” appl. Psychol. Health well-being, vol. 1, no. 2, hlm. 137–164, jul 2009, doi: 10.1111/j.1758-0854.2009.01008.x.

C. D. Ryff, “happiness is everything, or is it? Explorations on the meaning of psychologicalwell-being”.

N. N. Zahra dan p. Y. Wulandari, “pengaruh harga diri dan kesejahteraan psikologis terhadap celebrity worship pada dewasa awal penggemar k-pop,” bul. Ris. Psikol. Dan kesehat. Ment. Brpkm, vol. 1, no. 2, hlm. 1115–1125, agu 2021, doi: 10.20473/brpkm.v1i2.28436.

D. N. Fauziah dan a. Chusairi, “hubungan antara celebrity worship dan kesejahteraan psikologis remaja penggemar k-pop,” bul. Ris. Psikol. Dan kesehat. Ment. Brpkm, vol. 2, no. 1, hlm. 398–400, mei 2022, doi: 10.20473/brpkm.v2i1.34636.

P. P. Wijaya dan m. N. M. Rahayu, “psychological well-being dan celebrity worship (intense-personal) penggemar k-pop,” idea j. Psikol., vol. 9, no. 2, hlm. 191–201, okt 2025, doi: 10.32492/idea.v9i2.9205.

M. Ridaryanthi, “bentuk budaya populer dan konstruksi perilaku konsumen studi terhadap remaja,” vol. 13, no. 01.

I. Gea, “analisis isi akun fanbase tim basket national basketball league untuk melihat fanatisme di twitter,” -, vol., hlm. 1 halaman, 2015.

Dr didin komarudin dan ecep ismail, m.ag, hubungan fanatisme dan kesehatan mental. Gedung lecture hall kampus i universitas islam negeri sunan gunung djati bnadung: lp2m uin sunan gunung djati bandung, 2022.

M. L. Mccudden, “degrees of fandom: authenticity & hierarchy in the age of media convergence”.

J. Eliani, m. S. Yuniardi, dan a. N. Masturah, “fanatisme dan perilaku agresif verbal di media sosial pada penggemar idola k-pop,” psikohumaniora j. Penelit. Psikol., vol. 3, no. 1, hlm. 59, agu 2018, doi: 10.21580/pjpp.v3i1.2442.

A. Nurpratami, n. Fakhri, dan a. N. Hamid, “fanatisme dan kontrol diri dengan agresi verbal penggemar kpop di media sosial,” j. Psikol. J. Ilm. Fak. Psikol. Univ. Yudharta pasuruan, vol. 9, no. 2, hlm. 178–195, sep 2022, doi: 10.35891/jip.v9i2.2531.

N. Ardis dan a. Khumas, “fenomena fanwar remaja perempuan penggemar k-pop di media sosial terindikasi akibat perilaku fanatik,” j. Psikol., vol. 4, no. 1, 2021.

R. Almaida, s. A. Gumelar, dan a. A. Laksmiwati, “dinamika psikologis fangirl k-pop,” cognicia, vol. 9, no. 1, hlm. 17–24, mar 2021, doi: 10.22219/cognicia.v9i1.15059.

P. Nabilla, “hubungan celebrity worship dan psychological well-being pada penggemar k-pop di jabodetabek”.

D. Komarudin, “hubungan fanatisme dan kesehatan mental pada komunitas bts army indonesia amino bandung,” al qalam j. Ilm. Keagamaan dan kemasyarakatan, vol. 19, no. 1, hlm. 1, jan 2025, doi: 10.35931/aq.v19i1.4308.

F. S. Putri dan f. Rozi, “studi tentang celebrity worship dan self regulation serta pengaruhnya terhadap psychological well-being penggemar k-pop,” j. Divers., vol. 10, no. 2, hlm. 219–230, des 2024, doi: 10.31289/diversita.v10i2.12970.

K. Dewi dan r. Musni, “perbedaan kesejahteraan psikologis pada penggemar k- pop generasi y, z, dan alpha,” vol. 3, 2025.

M. G. Krismana, p. R. U. Rahman, dan c. P. Dimala, “cognitive flexibility as mediator the effect of loneliness on celebrity worship in early adult korean wave fans in indonesia,” psikostudia j. Psikol., vol. 12, no. 4, hlm. 538, des 2023, doi: 10.30872/psikostudia.v12i4.12342.

D. Sugiyono, “metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan r&d”.

Z. P. Agung widhi kurniawan, metode penelitian kuantitatif (edisi revisi), revisi. Medan: yayasan kita menulis, 2023. [daring]. Tersedia pada: https://www.researchgate.net/publication/378794319_metode_penelitian_kuantitatif_edisi_revisi

A. L. Ridwan, “hubungan antara fanatisme dengan agresi verbal pada anggota komunitas fans k-pop”.

A. Faisal, “fakultas psikologi universitas islam negeri syarif hidayatullah jakarta 1440 h / 2019 m”.

Posted

2026-02-10