Preprint / Version 1

Coordination Actors in the Implementation of the Thematic Bureaucratic Reform Action Plan for the Job Fair Program in Kabupaten Sidoarjo

Koordinasi Aktor dalam Pelaksanaan Rencana Aksi Reformasi Birokrasi Tematik pada Program Job Fair di Kabupaten Sidoarjo

Authors

DOI:

https://doi.org/10.21070/ups.11808

Keywords:

Bureaucratic Simplification, Plan, employment, Job

Abstract

Impactful Bureaucratic Reform positions employment provision as a national priority, including in Kabupaten Sidoarjo, where Dinas Tenaga Kerja formulates action plans to strengthen workforce capacity, expand job opportunities, and reduce open unemployment. This study analyzes inter-actor coordination in implementing this action plan through the Job Fair Program. Findings show unity of action occurs only in planning, hindered by unconsolidated jobseeker data; communication remains one-directional without follow-up; task division among agencies is tiered but excludes relevant units; and weak discipline plus absent oversight lowered the Reform Index. The study identifies existing conditions, obstacles, and strengthening strategies so reform delivers real impact on unemployment and welfare.

 

References

Creswell, J. W, Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). SAGE Publications, 2018

Hasibuan, M. S. P, Manajemen: Dasar, pengertian, dan masalah. Bumi Aksara, 2006

Hasibuan, M. S. P, Manajemen: Dasar, pengertian, dan masalah (Edisi revisi). Bumi Aksara, 2011

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.

Sen, A, Development as Freedom. Alfred A. Knopf, 1999

Nainggolan, M. U., Johannes, J., & Rosita, S. Pengaruh koordinasi terhadap kinerja dengan kepuasan sebagai variabel intervening. Jurnal Manajemen Terapan dan Keuangan (Mankeu), 10(2), 341–356.

Patton, M. Q,Qualitative research & evaluation methods (3rd ed.). Sage Publications, 2022

Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomor 39 Tahun 2016 tentang Penempatan Tenaga Kerja.

Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2024 tentang Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja.

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2021 tentang PKWT, Alih Daya, Waktu Kerja dan PHK.

Rodiyah, I., Mursyidah, L., & Riyadh U.B., A. Coordination of actors in the implementation of Lusi Island tourism development in Kedungpandan Village, Jabon District, Sidoarjo Regency. Jurnal Kebijakan dan Manajemen Publik (JKMP), 10(2), 40–47. https://doi.org/10.21070/jkmp.v10i2.1730, 2022

Sugiyono, Metode penelitian kualitatif, kuantitatif R&D. CV. Alfabeta, 2019

Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 6 Tahun 2025 tentang Pelaksanaan Reformasi Birokrasi pada Periode Transisi Tahun 2025.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja menjadi Undang-Undang.

Wahyu, D, Pengaruh koordinasi terhadap efektivitas kerja pemungut pajak bumi dan bangunan (PBB) di Unit Pelaksana Teknis Badan Kota Tasikmalaya. Jurnal Kajian Ekonomi dan Kebijakan Publik, 6(1), 390–398, 2021

Rochaeni, A., & Somantri, B, Peran perencanaan dan koordinasi terhadap efektivitas penyusunan rencana kerja pembangunan daerah. Jurnal Administrasi Pembangunan, 8(3), 312–328, 2020

Posted

2026-08-11